Daftar Blog Saya

Kamis, 07 Maret 2013

SISTEM KEKERABATAN KELUARGA MANUSIA TIPE HAWAIIAN


A.    PENDAHULUAN
Sistem kekerabatan merupakan bagian yanga sangat penting dalam struktur sosial. Meyer Fortes mengemukakan bahwa sistem kekerabatan suatu masyarakat dapat dipergunakan untuk menggambarkan struktur sosial dari masyarakat yang bersangkutan.
Kekerabatan adalah unit-unit sosial yang terdiri dari beberapa keluarga yang memiliki hubungan darah atua hubungan perkawinan. Anggota kekerabatan terdiri atas  ayah, ibu, anak, menantu, cucu, kakak, adik, paman, bibi, kakek, nenek dan seterusnya.
G. P. Murdrock telah membedakan adanya tiga kategori kelompok kekerabatan, yaitu:
1.      Kelompok kekerabatan berkorporasi, atau dengan istilah Murdock, corporate kingroups, kelompok semacan ini biasanya mempunyai semua keenam ciri tersebut dan bersifat eksklusif. Biasanya kelompok serupa ini kecil, artinya jumlah warganya tidak banyak.
2.      Keompok kekerabatan kadang kala, atau dengan istilah Murdock, occasional kinggroups. Kelompok semacam ini sering tidak mempunya unsur yang tersebut dalam sub f. Sifatnya besar, dengan banyak anggota, sehingga pergaulannya secara terus menerus dan intensif juga tidak mungkin lagi.
3.      Kelompok kekerabatan menurut adat, dengan istilah murdock, circumscriptitve kinggroups. Kelompok seperti ini biasanya tidak mempunyai unsur yang terdapat dalam sub f, e, d, c . Kelompok ini sedemikian besarnya sehingga para warganya tidak lagi kenal menggenal, apalagi berada dalam suatu hubungan pergaulan terus menerus dan intensif.

B.      SISTEM KEKERABATAN
Sistem istilah kekerabatan inti mempunyai hubungan yang erat dengan sistem kekerabatan dalam masyarakat. Hubungan antara sistem istilah kekerabatan dalam suatu bahasa dengan sistem kekerabatan dari suku bangsa yang mengucapkan bahasa itu adalah suatu hal yang mula-mula ditemuka oleh L.H. Morgan.
Menurut para sarjana antropologi, masalah istilah kekerabatan dapat di pandang dari tiga sudut, yaitu:
1.      Dari sudut cara pemakain dari pada istilah-istilah kekerabatan pada umumnya.
2.      Dari sudut susunan unsur-unsur bahasa dari istilah-istilahnya.
3.      Dari sudut jumlah orang kerabat yang di klasifikasikan kedalam suatu istilah.

Dipandang dari sudut cara pemakaian dari istilah-istilah kekerabatan pada umumnya, maka tiap bahasa mempunyai dua macam sistem istilah yang disebut, istilah menyapa atau term of adress, istilah menyebut atau term of reference.
Dipandang dari sudut susunan unsur-unsur bahasa dari istilah-istilah kekerabatan, maka tiap sistem istilah kekerabatan itu menpunyai tiga macam istilah, yaitu; istilah kata dasar atau elementary terms, istilah kata ambilan atau derivative terms, istilah deskriftif atau descrivtive terms.
Dipandang dari sudut jumlah orang kerabat yang diklasifikasikan kedalam satu istilah itu, maka tiap sistem istilah kekerabatan mempunyai tiga macam istilah, yaitu; istilah denonatif atau denotatif term, istilah designatif atau designative term, istilah klasifikatoris atau clasivicatory term.

C.    SISTEM KEKERABATAN TIPE HAWAIIAN
Pada abat ke-19, mungkin kelompok kekerabatan yang paling sederhana untuk di deskripsikan adalah kelompok hawaiian. Hawaiian terkenal karena cara yang tidak biasa yang menunjukkan hubungan kekerabatan. Dalam 1871 Louis Henry Morgan di Sistem kekerabatan dan Affinity Keluarga Manusia, menggambarkan Hawaii sebagai salah satu dari enam sistem utama untuk menentukan hubungan keluarga manusia.
Juga dikenal sebagai sistem Generasi, kekerabatan Hawaii sebelum kontak Eropa peringkat semua kerabat pada tingkat yang sama dari afinitas menggunakan istilah kekerabatan yang sama.
Di dalamnya, perbedaan dibedakan oleh generasi dan berdasarkan gender. Ada generasi tua dan generasi anak-anak. Dalam sistem ini, seseorang (disebut Ego dalam antropologi) mengacu pada semua perempuan dari generasi orang tuanya sebagai "Ibu" dan semua laki-laki sebagai "Bapak". Pada generasi anak-anak, semua saudara dan sepupu laki-laki yang disebut sebagai "Brother", semua saudara dan sepupu perempuan sebagai "Sister".










Kelompok kekerabatan Hawaii adalah paling kompleks dari semua sistem kekerabatan, penamaan berdasarkan jenis kelamin dan generasi saja. Ayah tertentu atau ibu dari anak itu tidak penting dalam sistem ini, melainkan jika mereka adalah laki-laki atau perempuan, dan apakah mereka berada di tingkat orang tua atau anak dari kerabat.
Misalnya, saudara laku laki dan semua sepupu laki-laki yang semua bernama dan dianggap sebagai "brother." . Saudara perempuan Dan semua sepupu perempuan yang dikenal sebagai "sister." Jadi, misalnya, adikku dan adik putri ayahku dan anak kakak ibuku yang semuanya disebut "adik." Demikian pula, terlepas dari hubungan biologis, ibu kandung saya, adik ibuku, dan adik ayahku semuanya disebut "ibu," dan ayah saya dan semua paman disebut "ayah." ini juga dimaksudkan untuk Hawaii bahwa pernikahan antara sepupu adalah tabu sebagai sepupu dianggap saudara dan saudari.
Sistem kekerabatan Hawaii ditemukan di sekitar sepertiga dari masyarakat dunia dan biasanya berhubungan dengan kelompok-kelompok keturunan ambilineal, terutama di-Melayu Pasifik dan di antara Kepulauan Polinesia. Dalam kelompok ambilineal kegiatan ekonomi dan pengasuhan anak dibagi oleh kelompok. Dalam kelompok keturunan ambilineal kedua keturunan patrilineal dan / atau matrilineal dapat digunakan dan individu biasanya memiliki pilihan untuk memilih keturunan mereka sendiri sebagai nya / identitasnya.
Samoa dan Maori juga mempraktekkan ambilineality, bersama dengan penduduk asli Amerika di Pacific Northwest. Yahudi Amerika juga praktek ambilineality, memilih untuk menekankan keturunan Yahudi mereka. Sistem Hawaii dalam sistem paling rumit di mana keluarga inti tidak di tekannkan.
Orang-orang dalam keluarga inti dan diperpanjang dari sistem Hawaii dikategorikan hanya oleh generasi dan gender. Sekali lagi, hasil ini hanya dalam empat istilah yang berbeda kekerabatan yang digunakan untuk menggambarkan semua kerabat: kakak, adik, ayah, dan ibu.
Sistem Hawaii adalah nama untuk sistem kekerabatan pra-kontak masyarakat di Kepulauan Hawaii. Hari ini sistem Hawaii adalah yang paling umum dalam bahasa Melayu-Polinesia berbahasa daerah. Bentuk kekerabatan yang paling umum dalam masyarakat dengan kelompok keturunan ambilineal, di mana produksi ekonomi dan pengasuhan anak dibagi.

D.    PENUTUP
Kelompok-kelompok kekerabatan tersebut, yang tersusun menurut tata urutan dari yang kecil sampai besar, dapat kita periksa fungsi-fungsi sosialnya. Fungsi sosial dari kelompok-kelompok kekerabatan kecil, khusunya dari keluarga batih dan keluarga luas, adalah mengurus tata laksana kehidupan rumah tangga, sedangkan usaha mata pencaharian hidup sebagai kesatuan juga hanya bisa dilaksanakan oleh kelompok-kelompok kerabatan yang kecil, ketat.
Fungsi melambangkan kesatuan adat dalam kenyataan berwujud penyelenggaraan-penyelenggaraan dari ucapan agama (seperti upacara pembakaran tulang belulang nenek moyang), atau upacara sosial politik (seperti potlatch), yang bertujuan memperkokoh rasa indentited klen besar, fratri, atau paruh masyarakat.




DAFTAR PUSTAKA

Koentjaraningrat.1967.Beberapa Pokok Antropologi Sosial. Yogyakarta: Dian Rakyat.
Google book : Kin Naming Systems: Part 1 by O’Neil, Dennis.  2006. diakses 31 Januari 2013.
ebook :Elementary Structures of Kinship by  Levi-Strauss, Claude.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar